Langsung ke konten utama

Cintaku di Pulau Seberang

Kali ini menjalani episode harus LDR an dengan dua akhwat (dan satu lagi menyusul, ikhwan atau akhwat itu urusan Allah). Dan secara berkala menjalani episode Merak Leuwipanjang dilanjut Bakauheni Rajabasa. Kadang via Tol cipularang. Mungkin juga nanti akan ada episode via puncak naik roda dua. Capek? Ah nggak juga. Alhamdulillah ada Sabtu Ahad waktu tersisa. Walau pulang masih kapan tapi schedule udah penuh duluan. Sampai perjalanan pun harus dijadwal persis jam per jam nya. Ya mau gimana lagi, tapi seru dijalani. 400KM inilah yang membentuk diriku saat ini. Jalan yang memberikanku banyak pelajaran. Hikmah safar.
Jika ingin bertanya mana foto selfie kami? Hmm, terlalu sibuk menjalani waktu berharga ini, sering lupa buat mengabadikannya via smartphone 😅



Nb: foto Pelabuhan Bakauheni. Gunung yang keliatan paling tinggi itu, Gunung Rajabasa, dekat Kalianda. Rajabasa tempat saya masih jauh, 100KM lagi. Tempat yang cukup terkenal bagi orang jawa 🤣

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Efek Kupu-Kupu Dalam Beramal

Ada yang tau efek kupu-kupu? Butterfly Effects kalau bahasa sundanya. Sebuah teori yang menyatakan kalau sebuah kepakan kupu-kupu di brazil bisa bikin badai di USA. Gila? Nggak juga ah. Teori ini bermula dari seorang ilmuwan bernama Edward Norton Lorenz saat dia sedang melakukan perhitungan. Semula perhitungan yang dia ingin lakukan sampai 6 digit di belakang koma. Tapi dikarenakan sempitnya waktu, dia hanya melakukan 3 digit saja di belakang koma. Setelah perhitungan pertama selesai, dia lakukan perhitungan selanjutnya, tapi hanya 3 angka di belakang koma begitu seterusnya. Pada suatu waktu, dia mencoba menghitung kembali perhitungan yang sama namun lebih teliti dengan mencantumkan 6 digit di belakang koma dan hasilnya mencengangkan. Hasil akhir perhitungan tersebut sangat berbeda dari hasil perhitungan dia saat hanya 3 digit saja. Kemudian beliau mempublikasikan temuannya ini di tahun 1963 dan menyatakan bahwa bisa saja seekor kupu-kupu membuat efek domino dari kepakan sayapnya yan...

Update Status

Kenapa saya jarang banget update status ataupun komentar di postingan orang? Meskipun saya bekerja di bagian sosial media, bukan berarti saya justru aktif di sosial media. Bahkan terakhir kali posting di IG H-1 Lebaran kemarin.hehe Banyak tipe orang di sosial media sudah pernah saya hadapi saat bekerja. Dari yang nyinyir tanpa dasar, padahal ketemu langsung juga kagak pernah. Sampe yang berterimakasih akan hadirnya DT Peduli Apalagi semenjak ramai-ramainya politik, sosial media sudah tidak ada lagi filter. Orang-orang sudah tidak ada lagi sopan santun dalam bersosial media. Tidak ada lagi yang menahan diri apakah itu sebaiknya dikomentari atau tidak. Apakah bahasa komentar kita menyakiti atau tidak. Hantam aja Untuk itulah, saya sangat jarang posting di sosial media. Semua ini topeng. Ada yg posting foto di depan mobil dengan gaya seolah-olah itu mobil dia, padahal mah cuma nemu di parkiran. Ada yang posting berlibur di lokasi tertentu biar kekinian. Memang niat itu hanya Alla...

Bersepeda

Sudah sebulan saya merubah pola transportasi harian saya. Dari yang semula full menggunakan motor, menjadi menggunakan sepeda. Bahkan pada awalnya saya berubah total menggunakan sepeda, karena sepeda motor mengalami kerusakan. Kini sesekali menggunakan motor dengan tetap bersepeda sebagai mode transportasi utama. Semua bermula dari salah satu challenge dari Aa Gym kepada seluruh Santri Karya. Inti challenge tersebut adalah Aa Gym akan membelikan sepeda bagi 10 orang yang bersedia berangkat kantor menggunakan sepeda. Semula saya ragu, apa sanggup buat bersepeda dari rumah ke kantor. Namun setelah melihat salah seorang teman, Mas Wahyono, yang jarak rumahnya lebih jauh dari saya, keberanian pun muncul. Terpilihlah saya menjadi salah satu dari 10 orang yang mendapatkan sepeda. Element Ecosmo 7+, sepeda yang penulis pakai sehari-hari. Bersepeda itu membutuhkan konsistensi, bukan hanya sekedar musiman. Sudah capek, kapok. Tidak seperti itu. Memang kita harus tetap memperhatikan ko...